Kapolri Dukung Penuh Satgas Pemberantasan Mafia Hukum

Satgas pemberantasan mafia hukum bertemu Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri 5/1/2010.
Dalam pertemuan itu terlihat Ketua Satgas Kuntoro Mangkusubroto, dan empat anggota yaitu Agus Darmono, Herman Effendi, Mas Achmad Santosa, dan Yunus Hussein termasuk Denny Indrayana sebagai Sekretaris Satgas. Baca selanjutnya…
Kategori:iNEWS Tag:

Nuridin kurir Ganja berhasil ditangkap

TEGAL – Sat Narkoba Polresta Tegal menangkap Nuridin 30th alamat jl. Kol Sudiarto gg I/22 Panggung Kota Tegal, seorang kurir ganja setelah selama hampir 3 bulan melakukan pengintaian. Baca selanjutnya…

Kategori:iNEWS Tag:,

Argo Anggrek Anjlok di Kuripan

Kereta Api (KA) Argo Anggrek jurusan Surabaya-Gambir anjlok di jalur KA  Kuripan, Batang. Setelah dua jam dievakuasi, KA tersebut kembali melanjutkan perjalanan.

Ka yang anjlog berhasil diangkat pukul 17.27 WIB, dan siap melanjutkan perjalanan.

Kepala Humas PT KA Daop IV Warsono mengatakan, bagian yang anjlok hanyalah satu roda pada gerbong pertama atau belakang lokomotif. Karena kecelakaan tidak terlalu signifikan, evakuasi juga tidak membutuhkan waktu lama.

Namun demikian, empat perjalanan KA dari Jakarta tujuan Semarang sempat mengalami gangguan. “Kereta terpaksa menunggu. Namun yang dari Surabaya tidak mengalami masalah. Begitu sampai di lokasi evakuasi sudah selesai,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Humas PT KA Daop I Sugeng Priyono mengatakan, akibat kecelakaan tersebut, jadwal kedatangan Argo Anggrek molor. Demikian pula dengan jadwal keberangkatan KA tersebut kembali ke Surabaya.

“Seharusnya KA berangkat dari Gambir pukul 21.30. Kami perkirakan akan mundur hingga pukul 01.00 WIB, Senin (12/10),” jelasnya.

Kategori:iNEWS

Tabrakan Beruntun, 1 Tewas

Kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Batang, Jumat (9/10). Insiden yang melibatkan tiga sepeda motor di Jalan Raya Desa Pandansari Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang sekitar pukul 14.00 WIB tersebut, mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia.
Korban meninggal diketahui bernama Basyir, seorang kakek berumur 60 tahun warga Dukuh Banjarsari Rt 5 Rw 2 Desa Candi Kecamatan Bandar Batang. Kecelakaan terjadi saat korban yang membonceng menantunya hendak menuju rumah anaknya Soyati, yang berada di Kecamatan Buaran Kota Pekalongan.
Kabar meninggalnya korban kontan membuat anggota keluarga dan tetangga yang berada di rumah kaget. Istri dan kerabat Basyir tidak henti-hentinya menangis saat mengetahui korban sudah terbujur kaku di Ruang Instalasi Kamar Mayat (IKM) RSUD Kalisari Batang.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakan berawal saat sepeda motor Honda Supra Fit X nopol G-5334-UC yang dikendarai menantu korban Abidin (30), yang tinggal di Rt 2 Rw 2, melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya dari jalan Dukuh Jetak Limbangan Pandansari, keluar sebuah sepeda motor Yamaha Vega nopol G-4554-VC yang dikendarai Slamet Taufik (28) warga Gringgingsari Rt 2 Rw 1 Kecamatan Wonotunggal Batang, yang berboncengan dengan Eni Fandhillah (26) warga Desa Bogangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.
Sepeda motor dari arah barat itu langsung memotong jalan hendak berbelok ke selatan. Abidin sendiri tidak mengetahui kedatangan sepeda motor warna merah tersebut, dan karena jarak yang sudah sangat dekat tidak memungkinkan dirinya untuk menghindar. Hingga akhirnya menabrak bagian depan sepeda motor itu.
“Sepeda motor itu dari gang tiba-tiba langsung motong jalan mengikuti sepeda motor di depannya. Saya pun kaget. Karena jarak yang sudah sangat dekat akhirnya kami bertabrakan, hingga Bapak terpental dari boncengan,” ungkap Abidin yang ditemui di IKM RSUD Kalisari kemarin sore.
Naas bagi Basyir. Usai terpental dari boncengan dan terjatuh ke badan aspal, dari arah utara melaju sepeda motor Honda Kharisma nopol G-2961-HB yang dikendarai Gunawan (14) bersama Wahyono (12), keduanya warga Dukuh Kedungloke Rt 10 Rw 3 Pandansari. Tanpa ampun lagi sepeda motor tersebut langsung melindas kepala korban hingga pecah.
Korban seketika itu pula langsung menghembuskan nafas terakhirnya sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Sementara para pengendara sepeda motor yang lain hanya mengalami luka-luka lecet di beberapa bagian tubuhnya.
Warga di sekitar lokasi kejadian yang melihat insiden tersebut langsung memberikan pertolongan kepada para korban. Mereka juga langsung menghubungi Mapolsek Warungasem, yang diteruskan ke petugas Laka Lantas di Mako Satlantas Polres Batang.
Usai dilakukan oleh TKP, jasad korban saat itu juga dilarikan ke IKM RSUD Kalisari Batang dengan diantar menantu korban Abidin. Sementara para pengendara lain yang terlibat langsung diamankan ke Mako Satlantas untuk dimintai keterangan. Sementara ketiga sepeda motor diamankan di Mapolsek Warungasem sebagai barang bukti.
Kapolres Batang AKBP Achmat Luthfi melalui Kasatlantas AKP Bagus Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Korban meninggal akibat tertabrak sepeda motor dari arah berlawanan, setelah sebelumnya terpental dari sepeda motornya yang bertabrakan dengan sepeda motor yang keluar dari gang,” terang Kasatlantas seperti dituturkan Kanit Laka Ipda Suhadi.

Kategori:iNEWS

GempaLoka, Aplikasi Info Gempa untuk BlackBerry

(detikInet) – Pengguna BlackBerry yang ingin cepat mendapatkan informasi seputar gempa bisa menggunakan aplikasi gratisan bernama GempaLoka. Aplikasi ini adalah aplikasi buatan lokal.

GempaLoka merupakan aplikasi yang menampilkan data gempa terbaru yang diambil dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia. Aplikasi untuk BlackBerry itu memiliki tampilan yang sederhana dan mudah digunakan.

Daftar lokasi-lokasi gempa terbaru di tanah air diurutkan berdasarkan waktu, yang terbaru di atas. Angka kekuatan gempa muncul dengan huruf lebih besar diikuti dengan lokasi dan kemudian waktu kejadian. Layout tersebut memudahkan pengguna aplikasi untuk melihat informasi yang diinginkannya dengan cepat.

Jika ingin informasi yang lebih rinci, pengguna bisa mengkliknya. Informasi yang lebih rinci mencakup area, waktu, kekuatan, Loka (lattitude dan longitude) serta kedalaman gempa.

Kemudian, GempaLoka juga menyediakan peta Google lokasi gempa pada halaman rincian tersebut. Peta ini bisa di-zoom untuk melihat lebih dekat lokasi gempa.

Selain itu, aplikasi ini juga bisa memberikan notifikasi berupa getaran dan ikon merah saat baru saja terjadi gempa. Pengaturan soal update dan notifikasi pun bisa dilakukan sesuai selera pengguna.

Ingin menggunakannya? Unduh di Loka.7langit.com (akses via BlackBerry Browser)

Catatan:

Aplikasi ini memiliki lisensi Public Beta dan oleh karena itu bisa digunakan oleh umum. Saat mencobanya detikINET tidak menemukan adanya biaya tambahan, baik saat mengunduh maupun saat mengakses aplikasi tersebut, termasuk saat aplikasi itu mengakses data Google Map. Hal ini mungkin berbeda-beda tergantung penyedia layanan BlackBerry yang digunakan.

Kategori:TECHNO

Irwasum Polri: Kabareskrim Tidak Terlibat Suap

(ANTARA News) – Inspektur Pengawasan Umum  Polri Komjen Pol Yusuf Manggabarani mengatakan, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Susno Duadji tidak terlibat suap dan penyalahgunaan wewenang.

Yusuf mengatakan hal itu dalam jumpa pers yang didampingi Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarna dan Wakadiv Humas Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Jakarta, Rabu.

Irwasum menyimpulkan hal itu setelah tim pengawas internal Polri melakukan penyelidikan atas dua laporan yang masuk dengan terlapor Susno.

Pada 11 September 2009, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan Susno ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri atas dugaan pelanggaran etika karena Susno mengirimkan surat ke Bank Century soal pencairan dana 18 juta dolar milik nasabah bernama Budi Sampurno.

MAKI juga menyebut dugaan suap karena surat itu.

Selain itu 28 September 2009, tim pembela dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif yakni Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto yang melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang ketika menetapkan keduanya sebagai tersangka.

“Dugaan suap dalam penerbitan surat tentang dana nasabah Bank Century bernama Budi Sampurno itu tidak benar dan terbukti. Tidak ada indikasi, bukti atau petunjuk bahwa Kabareskrim telah menerima suap,” kata Yusuf menegaskan.

Ia mengatakan, surat Kabareskrim itu dilatarbelakangi adanya permintaan dari Bank Century untuk memastikan apakah dana milik Budi Sampurno itu bermasalah atau tidak.

“Penerbitan surat masih dalam lingkup tugas dan kewenangan sebagai Kabareskrim,” katanya.

Selain menyatakan Susno tidak terlibat suap, Irwasum Polri juga menegaskan bahwa mantan Kapolda Jawa Barat itu tidak menyalahgunakan wewenang dalam menetapkan Chandra dan Bibit sebagai tersangka.

“Proses penyidikan Chandra dan Bibit telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Secara materiil, pasal yang disangkakan terhadap keduanya telah didukung dengan alat bukti,” ujarnya.

Bahkan, berita acara pemeriksaan (BAP) Chandra telah diserahkan ke kejaksaan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah sependapat dengan penyidik kendati berkas perlu ada perbaikan.

Sedangkan berkas Bibit masih dalam penyidikan.

Kabareskrim, kata Yusuf, juga tidak melakukan intervensi kepada tim penyidik dan kasus yang melibatkan dua pimpinan KPK adalah murni hasil penyidikan tim penyidik.

Bahkan, proses penentuan tersangka dilakukan setelah melalui gelar perkara antara tim penyidik, Direktur III Bareskrim, Kepala Unit dan saksi ahli dari Universitas Indonesia yakni Porf Dr Indrianto Senoadji.

Oleh karena itu, ujarnya, adanya tuntutan agar Susno dinonaktif sebagai Kabareskrim tidak logis karena sesuai dengan PP No 3 tahun 2003 tentang peradilan Polri maka hanya anggota Polri yang menjadi tersangka atau terdakwa yang bisa diberhentikan sementara sampai ada kekuatan hukum tetap.

Menurut Yusuf, tim pengawas internal telah melakukan penggalian data dan keterangan kepada 20 orang sebelum menyimpulkan bahwa Susno tidak terlibat suap dan penyalahgunanan wewenang.

Namun demikian, kesimpulan itu bukan final jika ada fakta terbaru.

Soal laporan KPK bahwa Susno menemui buronan KPK bernama Anggoro Widjoyo di Singapura, Yusuf mengatakan, bahwa laporan itu belum masuk ke dirinya.

“Jika ada laporan lagi ya akan ada penyelidikan lagi,” katanya.

Kategori:iNEWS

KPI hentikan siaran M4 ANtv

KPI memberi sanksi penghentian sementara atas siaran Makin Malam Makin Mantap yang ditayangkan oleh stasiun tv ANTV. Sanksi diberikan atas laporan masyarakat.

Ketua KPI Pusat, Sasa Djuarsa Sendjaja, menjelaskan program 4M episode 2 Oktober 2009 telah melanggar UU Penyiaran pasal 36 ayat 5 huruf (b) serta Standar Program Siaran (SPS) pasal 11, pasal 13, pasal 17, pasal 65, pasal 19 ayat 3, serta pasal 23 ayat 1 dan 3. Penghentian Sementara ini diberlakukan terhitung mulai tanggal 9 Oktober 2009 dan maksimum selama dua bulan.

Program acara Makin Malam Makin Mantap yang ditayangkan di ANTV setiap Senin-Jumat Pukul 21.30-23.00 WIB melakukan kesalahan fatal yang mengandung unsur cabul pada episode tersebut. Pada episode itu, sepanjang program terus-menerus membicarakan payudara dan alat kelamin secara vulgar.

Koordinator Bidang Isi Siaran KPI, Yazirwan Uyun, seperti disiarkan dalam siaran persnya, menjelaskan bahwa sanksi terhadap ucapan yang tidak pantas pada siaran langsung acara TV telah diberlakukan secara internasional. Maka dari itu, KPI meminta agar ANTV lebih berhati-hati lagi terhadap program acaranya, khususnya yang disiarkan secara langsung.

Dalam forum klarifikasi hari ini, pihak ANTV yang diwakili oleh Direktur Utamanya Dudi Hendrakusuma, Neil R. Tobing, dan Edy Sunaryo menyatakan permintaan maaf dan menerima keputusan penghentian sementara tersebut. Menurut Dudi Hendrakusuma kejadian pada episode 4M kemarin merupakan ketidaksengajaan, strategi live yang dilakukan ANTV pada acara tersebut ternyata kelewat batas.

Makin Malam Makin Mantap merupakan tayangan talkshow yang dipadukan dengan hiburan. Acara ini dipandu Tora Sudiro, Vincent, Dwi Putrantiwi dan Ayu Dewi dan disiarkan secara langsung.

Sumber:
VIVAnews.com

Kategori:iNEWS